Hari Raya Idul Fitri 1429 H

Segala puji bagi Allah, Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasullah, Keluarga, dan sahabatnya.

Besok adalah hari raya dan hari raya akan datang besok. Lalu apa arti hari raya, dan bagaimana seharusnya hari raya?
Hari raya bukanlah untuk orang yang mengenakan pakaian baru, bukan pula untuk orang yang berbangga dengan materi yang banyak. Hari raya adalah bagi orang yang takut akan hari akhir, dan bagi orang yang bertakwa kepada Allah Yang mempunyai arasy dan Yang Maha Mulia.
Idul Fitri itu artinya Fitrah atau bersih atau suci. Jadi Idul fitri itu adalah orang-orang yang melakukan ibadah puasa satu bulan penuh akan diampuni dosa-dosanya seperti bayi yang baru lahir dari ibunya.

Saudaraku, kita telah sampai di penghujung bulan yang mulia ini sekaligus tamu agung dalam kehidupan kita. Setiap muslim yang berpuasa di bulan yang penuh berkah ini hatinya berkecamuk dengan bermacam-macam perasaan karena harus berpisah dengannya. Di satu sisi ia terkenang dengan besarnya pahala yang dijanjikan Allah. Di sisi lain menyesal karena banyaknya kesalahan dan kekeliruan yang sering dilakukan.

Hari raya bukanlah dengan lagu dan musik, bukan dengan senang-senang yang tak berfaedah, bukan pula dengan hura-hura. Harai raya adalah mempersembahkan syukur kepada Allah Yang Maha Memberi Ni’mat, mengakui karunia-Nya, menampakkan ni’mat-Nya, berjalan, bersama ummat Islam dalam upaya memuliakan agama dan menghinakan musuh-musuh Islam.
Dalam Hari Raya ada beberapa persoalan:
· Dianjurkan makan pada pagi Idul Fitri sebelum shalat, dengan makan beberapa butir kurma untuk memenuhi perintah Allah dalam mengakhiri Ramadhan sebagaimana kita penuhi perintah-Nya dalam berpuasa.
· Diwajibkan mengeluarkan zakat fitrah untuk mensucikan orang yang berpuasa dari perbuatan tercela dan sia-sia, menyenangkan si fakir, menghidupkan jiwa tolong menolong dan kasih mengasihi di antara kaum Muslimin, dan untuk memberantas sikap bakhil.
· Pada saat Idul Fitri kita dianjurkan saling mengunjungi, mengucap salam, saling memaafkan dan mengasihi.
· Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk menjalin silaturrahim, berbuat baik kepada orang tua, menyanyangi fakir miskin dan menyanyagi tetangga.
Pada malam takbiran, disunnahkan bagi kita untuk mengumandangkan takbir yang dimulai sejak matahari terbit sampai pada malam hari raya hingga pelaksanaan shalat ‘Ied. Hal ini sesuai dengan firman Allah, “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu menganggungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur”. (Al-Baqarah: 185)

Di malam terkahir di bulan Ramadhan, Mari kita memohon kepada Allah agar seluruh amalan kita di bulan Ramadhan diterima. Semoga Allah mengampuni kejelekan dan dosa kita, menerima taubat kita dan menghapus dosa-dosa kita. Semoga kita juga diberikan kesempatan untuk bisa melaksanakan ibadah puasa tahun yang akan datang, Amin ya rabbal ‘alamiin…

www.ujecentre.com

Leave a Reply